pagi kembali hadir,
memaksa gelap menyingkir ke tepi cakrawala.
tak ada embun
tak jua kabut.
meski teramat biasa,
selalu ada harap di mula hari.
selamat pagi, Perempuanku.
selamat pagi.
… … … … …
sinar matahari mulai menguasai dengan terangnya,
mengusir kelam yang semalam mendekapku dalam lelap,
kaupun tak mau kalah dengannya,
menghadirkan kata yang membuatku membuka mata.
dan akhirnya,
selamat pagi kukirim juga.