<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.8.6" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>kata kata</title>
	<link>http://kata.devie.or.id</link>
	<description>tentang rasa dan asa yang terpaut</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2009 14:26:19 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>senyum</title>
		<description>


pagi itu, hari kamis di tengah Februari yang basah. mata masih memerah setelah begadang dengan kawan sekolah menengah dulu. setengah sadar kumasuki pintu kamar hotel di tengah bilangan kota Malang. tanggungan report yang harus sampai ke Surabaya sebelum jam masuk kantor mencegahku untuk memejamkan mata.

report sudah selesai, tapi hati masih ...</description>
		<link>http://kata.devie.or.id/2009/10/senyum/</link>
			</item>
	<item>
		<title>selamat pagi</title>
		<description>pagi kembali hadir,
memaksa gelap menyingkir ke tepi cakrawala.

tak ada embun
tak jua kabut.
meski teramat biasa,
selalu ada harap di mula hari.

selamat pagi, Perempuanku.
... ... ... ... ...
sinar matahari mulai menguasai dengan terangnya,
mengusir kelam yang semalam mendekapku dalam lelap,
kaupun tak mau kalah dengannya,
menghadirkan kata yang membuatku membuka mata.

dan akhirnya,
selamat pagi kukirim juga.

selamat pagi. </description>
		<link>http://kata.devie.or.id/2009/04/selamat-pagi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>selamat malam</title>
		<description>lama tak kurangkaikan salam malam kepadamu.
bait-bait tentang kelam.
frasa-frasa pemuja bintang.

lama tak kukirimkan selimut kata kepangkuanmu.
rima yang terangkai di akhir.
makna yg merekahkan senyummu.

selamat malam, Kekasihku.
ijinkan kelam memelukmu.
menghadirkan hangat rembulan dalam limpahan kerlip bintang. </description>
		<link>http://kata.devie.or.id/2009/04/selamat-malam/</link>
			</item>
	<item>
		<title>sajak untuk penyair hati</title>
		<description>kau dan aku seperti kehilangan kata
terkungkung diam dalam dekapan sunyi
entah berapa malam telah terlewati
entah pula berapa pagi yang telah  berganti
sejak bait jinggamu yang terakhir,
tak lagi kutemukan rangkaian  katamu yang suci

apa yang kau pinta duhai penyair hati
sajak kata yang selama ini kita  bagi
atau sajak kehidupan yang akan kita ...</description>
		<link>http://kata.devie.or.id/2009/01/sajak-untuk-penyair-hati/</link>
			</item>
	<item>
		<title>rasa dalam kata [3]</title>
		<description>...

setelah perkenalan singkat yang dipromotori managerku, maka, resmi pula hari  pertamaku sebagai orang kantoran.

kubikal yang kuperolaeh tidak terlalu mengecewakan, bahkan bisa dibilang  cukup menyenangkan. berada di koridor barat, jika kubalikkan badan dan menembus  kaca jendela, tampak halaman belakang SMA 3 kota R, halaman yang disulap menjadi  ...</description>
		<link>http://kata.devie.or.id/2009/01/rasa-dalam-kata-3/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
