<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="0.92">
<channel>
	<title>kata kata</title>
	<link>http://kata.devie.or.id</link>
	<description>tentang rasa dan asa yang terpaut</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Oct 2010 06:11:44 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	<!-- generator="WordPress/3.2.1" -->

	<item>
		<title>senyum</title>
		<description><![CDATA[pagi itu, hari kamis di tengah Februari yang basah. mata masih memerah setelah begadang dengan kawan sekolah menengah dulu. setengah sadar kumasuki pintu kamar hotel di tengah bilangan kota Malang. tanggungan report yang harus sampai ke Surabaya sebelum jam masuk &#8230; <a href="http://kata.devie.or.id/2009/10/senyum/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<link>http://kata.devie.or.id/2009/10/senyum/</link>
			</item>
	<item>
		<title>selamat pagi</title>
		<description><![CDATA[pagi kembali hadir, memaksa gelap menyingkir ke tepi cakrawala. tak ada embun tak jua kabut. meski teramat biasa, selalu ada harap di mula hari. selamat pagi, Perempuanku. selamat pagi. &#8230; &#8230; &#8230; &#8230; &#8230; sinar matahari mulai menguasai dengan terangnya, &#8230; <a href="http://kata.devie.or.id/2009/04/selamat-pagi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<link>http://kata.devie.or.id/2009/04/selamat-pagi/</link>
			</item>
	<item>
		<title>selamat malam</title>
		<description><![CDATA[lama tak kurangkaikan salam malam kepadamu. bait-bait tentang kelam. frasa-frasa pemuja bintang. lama tak kukirimkan selimut kata kepangkuanmu. rima yang terangkai di akhir. makna yg merekahkan senyummu. selamat malam, Kekasihku. ijinkan kelam memelukmu. menghadirkan hangat rembulan dalam limpahan kerlip bintang.]]></description>
		<link>http://kata.devie.or.id/2009/04/selamat-malam/</link>
			</item>
	<item>
		<title>sajak untuk penyair hati</title>
		<description><![CDATA[kau dan aku seperti kehilangan kata terkungkung diam dalam dekapan sunyi entah berapa malam telah terlewati entah pula berapa pagi yang telah berganti sejak bait jinggamu yang terakhir, tak lagi kutemukan rangkaian katamu yang suci apa yang kau pinta duhai &#8230; <a href="http://kata.devie.or.id/2009/01/sajak-untuk-penyair-hati/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<link>http://kata.devie.or.id/2009/01/sajak-untuk-penyair-hati/</link>
			</item>
	<item>
		<title>rasa dalam kata [3]</title>
		<description><![CDATA[&#8230; setelah perkenalan singkat yang dipromotori managerku, maka, resmi pula hari pertamaku sebagai orang kantoran. kubikal yang kuperolaeh tidak terlalu mengecewakan, bahkan bisa dibilang cukup menyenangkan. berada di koridor barat, jika kubalikkan badan dan menembus kaca jendela, tampak halaman belakang &#8230; <a href="http://kata.devie.or.id/2009/01/rasa-dalam-kata-3/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<link>http://kata.devie.or.id/2009/01/rasa-dalam-kata-3/</link>
			</item>
</channel>
</rss>

